Senin, 06 Februari 2017

CINTA ADALAH ANUGRAH

Andai aku dapat mengulang waktu, aku memilih untuk tidak mengenalmu lebih jauh. Aku akan memilih untuk diam, menghindari tatapan matamu yang seakan membius relung jiwaku. Memilih untuk tidak meniti wajahmu dan mendapatimu tersenyum tulus padaku. Dan memilih untuk duduk berjauhan denganmu, agar suaramu tak terus menggema di telingaku.
Bagaimana mungkin aku selalu mengingat senyummu di setiap malamku, mengingat setiap detail pembicaraan kita, membuka dan menutup kembali sosial media milikmu, dan tersenyum saat melihat kembali foto kita bersama?
Kita memang tak banyak berbicara. Sering kali kita terhipnotis oleh waktu. Diam seribu bahasa walau kita duduk bersebelahan. Hanya mata yang terkadang saling menatap.
Lalu, mengapa sekarang aku merasakan ada hal yang berbeda?
Dulu, saat kau menatapku, aku akan membalasnya dengan senyum. Kini, aku selalu memalingkan wajahku. Takut jika kau menyadari bahwa aku sering kali menatapmu begitu dalam. Kala itu, setiap sapaan yang kaututurkan, tak begitu kuacuhkan. Kini, aku berharap sapaanmu menghiasi hari-hariku.
Kita terbiasa bersama, hanya rasa ini yang tak lagi sama. Aku selalu merindukan saat-saat bersama denganmu. Merindukan gelak tawamu yang terdengar nyaring namun lembut di telingaku, merindukan perhatian yang begitu tulus darimu, merindukan memandangi sosokmu yang bagaikan oasis bagiku.
Jika boleh memilih, lebih baik aku tak jatuh cinta. Karena jatuh cinta itu sakit. Dan memilikimu adalah hal yang mustahil bagiku. Kita bagaikan terperangkap dalam sebuah labirin. Begitu sulit untuk saling menemukan satu sama lain. Bahkan, kita tak akan pernah tahu apakah waktu akan mempertemukan kita. Atau kita hanya akan mencari jalan keluar dan kebahagiaan masing-masing.
Waktu memang terkadang salah menentukan kapan kita harus jatuh cinta. Namun, cinta tak pernah salah. Karena ia mengajarkanku bahwa mencintaimu adalah keajaiban. Dan walaupun sakit, aku percaya bahwa cinta adalah anugerah dari-Nya.

Rabu, 04 Januari 2017

Dilema Seniman Jatuh Cinta pada Gadis Berhijab

Saya pernah jatuh cinta pada seorang gadis. Wajahnya cantik, berhijab, dan senyumnya manis. Pertama kali saya mengenalnya yaitu lewat tatapan mata, pada waktu saya dan teman teman saya mengadakan pameran lukis. Sekelebat mata saya tak bisa menolaknya. Siapa yang tak jatuh cinta padanya? Rasanya Tuhan telah menjatuhkan Bidadari Surga di hadapan mata.
Saya takut jika sampai jatuh cinta kepadanya terlalu dalam. Ya, saya memang seorang seniman sekaligus pecundang yang tak berani mengungkapkan perasaan. Mau bagaimana lagi lha wong dia sudah punya pendamping, terlebih lagi saya ndak mau menyakiti hati orang-orang yang juga menaruh hati padanya, karena saya pun mengerti bagaimana rasanya tersakiti.

Kita begitu dekat, tapi hati kita tidak terikat. Agar tak ada yang terbebani, saya putuskan untuk mencintainya dalam keikhlasan, merelakan dia lewat gambar dan tulisan.
Kami sering berkesenian bersama-sama, dan bertemu dengannya di ruang seni merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa bagi saya. Hanya melihatnya dari kejauhan saja saya sudah merasa bahagia, apalagi dapat duduk dan makan bersama di bawah sinar rembulan dan bintang-bintang yang berjatuhan, serasa kami adalah pasangan yang sholeh dan sholehah.

Selain pandai dalam menggambar, ternyata dia juga seorang yang agamis, sangat patuh terhadap norma-norma agama, membuat saya harus memutar otak 360 derajat untuk menemukan cara mendekatinya. Dari cara pertama, tentang segala hal yang berkaitan dengan seni, hingga mengharuskan saya berubah menjadi seorang yang sholeh nan agamis. Sungguh dia memang seorang Bidadari Surga sampai mampu mengubah seniman yang sak-sak’e, luweh-luweh, arogan, sampai menjadi seorang yang rapi dan agamis namun tetap artsy.
Kini saya sudah tidak dapat lagi berjumpa dengannya, bahkan berkomunikasi dengannya pun tidak bisa, lha wong akun sosial media saya sudah diblokir olehnya. Saya tidak tahu kenapa itu bisa terjadi. Mungkin semua berubah setelah negara api menyerang

Saya telah bertemu seorang Bidadari Surga yang cantik, berhijab nan artsy. Sesungguhnya saya mungkin telah jatuh hati padanya. Namun, saya sadar bahwa dia sudah memiliki pendamping dan terlebih lagi saya tidak ingin menyakiti hati orang-orang yang juga menyukainya. Karena saya tahu bagaimana rasanya tersakiti, dan rasanya cinta yang tak terbalas.

Pesan saya kepada Bidadari Surga:
Mungkin ekspetasi saya terlalu besar, berharap kepada Tuhan kaulah orang yang tepat untuk saya perjuangkan. Tapi sesungguhnya saya jatuh hati kepadamu, walaupun kamu telah memiliki pendaping hati, ha mbok prekk!! Terserah kau mau percaya atau tidak, tapi yang saya katakan ini jujur. Saya suka dengan kepribadianmu yang apa adanya. Sungguh kau Bidadari Surga yang sholehah nan artsy, yang pernah saya jumpai di dalam mimpiku. Percayalah wahai Bidadari Surga, bahwa cinta akan bersemi di ruang seni.


Senin, 02 Januari 2017

SISA AKHIR TAHUN 2016

Di tahun 2016, banyak kisah-kisah yang berlum sempat tertuliskan ataupun tergambargan olehku. Mulai dari senang, susah, bahagia lan sak piturutipun. 2016 adalah tahun di mana saya bertemu dengan orang-orang yang baru dari dalam kota maupun luar kota, bahkan di tahun 2016 mungkin juga membawaku ke hati yang baru, mungkin ini sudah takdir Yang Maha Kuasa sehingga aku dapat bertemu dan mengenalnya. Mengapa bisa dikatakan takdir..? lhawong saat ini tak ada wanita lain lagi yang kukenal dekat dan akrab. Semua wanita yang ku kenal sebelum-sebelumnya sudah pergi menjauhiku tanpa kutahu sebabnya

Cinta memang tak butuh alasan. Kecuali kau mencari-carinya. Bisa pada kecantikan, akal, budi,
bahkan harta. Ndak ada yang salah memang soal itu. Tapi, kenyataannya aneka hal itu justru muncul pasca cinta itu hadir.

Misalnya begini, saya bertemu seorang yang cantik. Lalu, dengan keberanian yang nanggung saya ajak kenalan. Di sini, mungkin saya mengajak kenalan karena dia cantik. Padahal ya ndak juga. Banyak kok cewek cantik yang saya biasa-biasa saja. Ndak berhasrat buat kenalan.
Kejadian itu membuktikan, kalau yang mendorong saya adalah ketertarikan yang muncul secara spontan. Tanpa alasan. Tanpa tedeng aling-aling. Cukup hati yang berdesir saja.
Lalu pada akhirnya saya ketahui namanya (saya tidak akan menyebutkan namya di sini), dan ndilalah  dia sudah punya kekasih. Yang jelas hati saya sudah berdesir saat bertemu dia. Bunga-bunga bermekaran, kupu-kupu berterbangan  dan saya terus-menerus kepikiran.
Apa itu juga namanya cinta? Belum tentu juga sih sebenarnya. Melainkan, keteguhan hati saya untuk tetap stalking dia dan menyusun stratak untuk mendapatkannya, itulah cinta. Apa pun keadaannya, sekali memilih, akan terus dipertahankan.
Dia  memang gadis yang sangat mempesona. Wajahnya teduh seperti langit pagi saat matahari masih melongokkan setengah wujudnya. Senyumnya menenangkan, bak senyum debt collector yang mengikhlaskan utang kita. Dan, tatapan matanya tajam penuh kepercayaan.
Dengan perupaan demikian, lelaki mana yang tak kepincut? Tapi, saya tak punya daya, untuk mengelak dari nikmat Tuhan yang jelas nyatanya. Betapa beruntungnya saya, Tuhan telah mempertemukanku dengan bidadari tanpa sayap yang ada di dunia yang fana ini..ohh subhanallove

Hanya saja, saya sadar dia sudah ada yang punya. Bukan single lagi. Bukan jomblo lagi. Terlebih lagi, saya juga takut..saya takut kalau ndilalah menyakiti hati orang lain, menyakiti orang-orang yang juga menaruh rasa terhadapnya
Tak apa, Cinta tetaplah cinta. Sekarang atau nanti desirannya tentu sama. Gadis atau janda tak ada beda. Untuk itu, saya bakal menunggunya hingga waktu yang ditentukan.
saya menunggumu, Hanya saja, kalau bisa jangan lama-lama. Menunggu itu musuh semua manusia, sebab menunggu seringkali bikin bosan. Sialnya, tak ada orang yang mau mati sebab bosan. Oh ya, saya sesungguhnya berterimakasih sama kamu. Sebab ada kamu, saya jadi tambah rajin beribadah, dan melanyunkan do’a-do’a kerinduan kepada Tuhan YME. Lhawong Cuma kamu seorang yang selalu kubicarakan dengan Tuhan, di sela-sela sholat dan di sepertiga malam
Sebagai bonus, bukan mustahil insya Allah saya bakal melamarmu secara langsung, jujur, sederhana dan apa adanya .Ah, mungkin saya ini terlalu muluk-muluk rupanya. Kok sudah ngomong soal lamar saja? Harusnya dekat saja dulu. Ta’aruf. Bukankah begitu?Ya, namanya juga doa,. Harus tinggi, harus muluk. Kalau pendek dan sederhana saja, mungkin namanya al-fatikhah. Sudahlah. Lama-lama saya merasa kian banyak bicara ngawur, dan ora mutu. Saya  takut nek ndilalah kamu illfeel. Jadi, saya cukupkan sampai di sini saja 

Sabtu, 03 Desember 2016

PECUNDANG JATUH CINTA PADA BIDADARI SURGA



Saya pernah jatuh cinta pada seorang wanita. Wajahnya cantik tanpa make-up dan Senyumnya manis. Pertama kali saya mengenalnya lewat tatapan mata, sekelebat mata yang saya tak bisa menolaknya. Siapa yang tak jatuh cinta padanya.? Rasanya Tuhan telah menjatuhkan Bidadari Surga di hadapan mata.
Dia tidak secantik artis-artis yang sering muncul di layar kaca. Sungguh, dia bukan tipe wanita cantik yang seperti itu. Dia cantik dengan senyumnya yang menggemaskan. Dia cantik dengan tingkahnya yang selalu membuat saya merasa ingin melakukan hal itu bersamanya. Ah, sungguh bodoh jika kau tak jatuh cinta pada apa-apa yang ada di dirinya.
Saya takut jika sampai jatuh cinta kepadanya terlalu dalam, ya saya memang seorang pecundang yang tak berani mengungkapkan sebuah perasaan. Mau bagaimana lagi lha wong dia nya sudah punya pendamping, dan terlebih lagi saya ndak mau menyakiti hati orang-orang yang juga menaruh hati padanya, karena saya pun mengerti bagaimana rasanya tersakiti.
Saya harap Tuhan mempertemukan saya dengannya untuk sebuah perjalanan panjang bersamanya, atau jika saya tidak bisa melakukan perjalanan panjang dengannya, saya memilih untuk tak pernah bertemu dengannya. Mungkin ini sudah takdir Sang Pencipta, karena di dunia ini tidak ada sesuatu yang kebetulan.
Seperti kisah-kisah jatuh cinta pada pandangan pertama lainnya, saya selalu menahan perasaaan yang begitu membara kisah jatuh cinta saya pun harus berakhir di pojokan tempat sampah seperti yang lalu-lalu. Sudah bisa ditebak bukan? Saya adalah pecundang. Kalah sebelum benar-benar mengibarkan bendera perang untuk memenangkan hatinya.
Kini namanya selalu terselip di sela setiap doa yang selalu ku panjatkan. Hanya dirinya yang selalu ku bicarakan dengan Tuhan kala sepertiga malam. Cinta adalah sesuatu yang abstrak, saya tak pernah menyangka jika saya akan pernah mengalaminya.

Jumat, 10 Juni 2016

UNTUK KAMU, WANITA YANG AKU PERJUANGKAN



Untuk kamu, wanita yang aku perjuangkan namun jauh di sana. Sudah lama hati ini kosong tanpa kehadiran seorang wanita yang aku cintai. Mungkin malah aku lupa bagaimana rasanya jatuh cinta. Berulang kali aku mencoba menjalin hubungan dengan seorang wanita, namun tidak ada satu pun yang sesuai dengan harapanku. 

 

Aku sebenarnya bukanlah tipe orang yang terlalu memilih dalam menjalin hubungan dengan seorang wanita. Aku tidak terlalu peduli dengan paras cantik atau bentuk fisik seorang wanita, aku hanya mencari seorang wanita yang mandiri dan cukup dewasa dalam mengambil sikap. Aku tidak tahu apakah aku salah dalam menetapkan kriteria untuk mencari seorang wanita yang bisa aku cintai. Yang jelas hampir semua wanita yang pernah aku dekati tidak memiliki kriteria yang aku inginkan itu. 

 

Perkenalan pertama kita memang cukup hangat. Jujur aku langsung merasa kamu berbeda dengan wanita-wanita yang pernah aku dekati sebelumnya. Aku tertarik dengan kisahmu yang melanjutkan kuliah sambil bekerja. Kamu berkata bahwa kamu ingin mengejar cita-citamu untuk sekolah yang tinggi dengan usahamu sendiri. Aku melihat semua kriteria yang aku impikan itu ada di dirimu. 

 

Pertemuan pertama denganmu waktu itu memberi kesan yang sangat indah bagiku, yang membuat aku selalu ingin bertemu denganmu lagi dan lagi. Namun semua itu nampaknya sulit untuk diwujudkan.  Aku hanya bisa menyapamu melalui pesan-pesan singkatku. 

 

Sering aku merasa gelisah, apakah ada pria lain yang mendekatimu selain aku. Sering aku takut gagal untuk mendekatimu karena aku tidak selalu ada di sampingmu. Sering aku khawatir apabila sewaktu-waktu ada pria lain yang juga sedang mendekatimu dan dia selalu ada di dekatmu. Kini aku hanya bisa berdoa, agar kamu dapat senantiasa menantiku untuk kembali datang kepadamu. 

 

Aku selalu berdoa agar kamu juga merasakan perasaan cintaku ini. Aku pun selalu berdoa agar kamu senantiasa lebih memilihku daripada pria lain yang mungkin saat ini juga sedang mendekatimu. Tunggu aku wahai wanita pujaanku, jangan jadikan jarak ini menjadi alasan kita tidak bisa saling bersatu. Yakinlah, walau aku berada jauh darimu, namun aku tetap serius untuk melanjutkan langkah ini ke arah yang lebih baik lagi. Aku selalu berharap suatu saat 'aku' dan 'kamu' bisa bersatu menjadi 'kita'.

Senin, 30 Mei 2016

MENCINTAI DALAM KEIKHLASAN

Kita begitu dekat, tapi hati kita tidak terikat. Agar tak ada yang terbebani, aku putuskan untuk mencintainya dalam keikhlasan, merelakan dia lewat gambar dan tulisan. Merubah kenangan juga harapan melalui kata-kata dan do'a-do'a kerinduan, membawaku bertemu dengan orang-orang baru dan mungkin saja membawaku ke hati yang baru.

Hal yang mustahil akhirnya terjadi, sebab dalam prosesnya hatiku tumbuh untuk merelakan, karena cepat atau lambat, entah maut atau orang lain yang menyebabkan, hubungan selanggeng apapun akan dipisahkan. Maka yang terbaik dari mencintai adalah mengikhlaskan.

Tulisan ini mengandung pesan-pesan yang semoga bisa menerjemahkan perasaan yang selama ini hanya terpendam menjadi rahasia, juga mengatasi kesedihan yang selama ini  bersemayan menjadi bakteri perasaan.

Ketahuilah cinta menjadi indah sebab ketidakpaksaan. Tak perlu banyak alasan atau penjelasan klise atas suatu hubungan. Apa kau tak muak mendengar cerita betapa bahagianya punya kekasih dari muda-mudi yang bahkan bercelana saja masih meminta bantuan sang mami.? Jika iya, kita berpikiran sama. Bahwa cinta ada untuk saling menjaga kenyamanan, bukan gelora kejuaraan untuk dipamerkan.

Seperti itu, begitulah kini aku, menertawai kisah mereka, menangisi dahulu yang kini menjadikan luka.
Tak usah kau tatap gerimis berdua sembari bermanja-manja. Kelak kau akan sadari rintik hujan hanya akan membawamu ke dasar bumi, mengubur harapanmu ke inti magma, membakrnya hidup-hidup dan meledak ke permukaan bersama rasa sakit yang tak tertahankan.

Kini adamu hanya bisa tergambar oleh mimpi dan lamunan.
Rona jingga pun menyingkap langit, waktu memukulku seraya membisikkan kenyataan pahit, bahwa...
Kau Mencintainya.....
Kau Bahagia Dengannya....
Aku rela atas keputusanmu memilihnya, yang aku tak rela hanya kepada siapa kini aku harus mengalamatkan cinta.?

Remuk, hancur berserakan, namun aku tak punya daya untuk pembelaan. Maka biarkan saja luka ini yang berbicara, menumpuk lara, mengubur diri untuk dikabarkan angin ke setiap telinga.
Bahwa pernah hidup sebuah perasaan yang akhirnya mati ditikam kenyataan.

Demikian, Sendirian.

Rabu, 25 Mei 2016

BEBERAPA KEUNTUNGAN JIKA PACARMU SENIMAN

Cinta memang tidak berbicara tenatang untung dan rugi. Di era jaman yang sudah akhir seperti ini pasti semua wanita melihat laki-laki melalui fisik, penampilan, harta, dan kekayaannya. Ha mbok ndak usah munafik pasti anda-anda semua juga seperti itu, kalau masih bilang tidak sini temui saya, kalau cewek tak ajak rabi, kalo cowok tak jadikan pembatu. 

Plis dek mbak-mbak yang cantik, manis, aduhai, dan subhanalloh sholehah mbok tolong jangan menilai laki-laki dari fisik dan penampilannya saja, Don't Judge The Book by it's Cover, tolong jangan menilai orang  dari luarnya saja, apalagi seniman, memang anda-anda ini wanita yang selamanya benar dan tak luput dari kata salah.? 

Bukankah filsafat cinta mengajarkan bahwa cinta sejati itu datang dari lubuk hati yang paling dalam, sederhana, dan apa adanya....bukan ada apanya.
saya melakukan penelitian mengapa banyak yang enggan berpacaran dengan seniman. Apa karena mereka dianggap aneh, kumal, miskin, bahkan sakit jiwa..? Namun ada banyak hal-hal yang indah dan unik yang akan kamu rasakan ketika berpacaran dengan seorang seniman


1. Kamu akan di jadikan "Muse" atau Sumber Inspirasi untuk berkarya



subhanalloh, sangat gahol dan fangkeh sekali apabila dirimu dijadikan sumber inspirasi dari setiap karya-karya nya mbak. Hal ini tidak akan terjadi apabila pacaran dengan bankir atau pegawai kantoran lainnya. Pacaran dengan seniman juga minim drama, tidak seperti sinetron-sinetron yang sedikit-sedikit debat tentang masalah kesetiaan dan kasih sayang. Dijamin 100% insya Allah kami para seniman adalah orang-orang yang teruji klinis kesetiaannya.

apalah dayaku yang hanya banyu kobok'an sek terpaksa kau minum ketika kamu kesereten memakan janji-janji manis pacarmu 

2. Kamu Akan Hidup Abadi dakam Sebuah Karya



Setelah menjadi sumber inspirasinya, tentu kamu akan di realisasikan dalam sebuah karya. Konon Figur dalam karya seni itu akan hidup abadi, contohnya seperti Monalisa dalam lukisan Leonardo Da  Vinci.

3. Biaya Kencanmu Akan Murah Meriah, Tapi Kamu Bisa Melihat Berbagai Pertunjukan Seni Yang Keren



Bukannya saya ndak kuat untuk makan di cafe atau lestoran bintang lima, tapi saya lebih suka makan di tempat-tempat yang sederhana. Jujur saya kurang sreg apabila makan di tempat-tempat yang mewah-mewah. Bukan karena ndak kuat bayar, masalah uang selalu ada tapi saya lebih suka yang  sederhana dan tidak terlalu glamour. Saya akan mengajak pergi ke tempat pameran lukis, pentas, atau konser gratis yang sangat keren dan belum pernah kamu lihat sebelumnya.

4. Kamu Akan Mendapat Pengetahuan Tentang Buku-Buku Yang Ciamik dan Subhanallah Bagus Sekali tentang Seni



Semua wanita pasti menyukai pria yang mempunyai pengetahuan yang luas, kecerdasan yang mumpuni, dan bakat yang luar biasa. Buku merupakan sumber ilmu bagi seluruh umat, khususnya umat manusia, dan buku juga bisa menjadi saksi bisu catatan hidup manusia.
Kalau kamu mau ndak kita membukukan nama kita di dalam buku nikah.? hahhahahaha

 

5. Kamu Akan Belajar Pentingnya Berpenampilan Nyleneh Namun Tetap Percaya Diri Di Mana Saja



Semua seniman pasti memiliki penampilan nyleneh, Namun tetap percaya diri dan itulah hal terpenting yang harus dipelajari saat bergaul. Berpenampilan nyleneh menunjukan bahwa seniman itu simple dan sederhana, dan apa adanya...bukan ada apanya.

6. Hubungan Kamu Akan Lebih Fangkeeh dan Mendebarkan

 


Karakter seniman yang misterius dan bergejolak, membuat hubunganmu lebih mendebarkan dan setiap hari-hari mu akan penuh dengan warna, bukan drama.

7. Kamu Bisa Menghubungi Dia Di Waktu-Waktu Yang Tidak Wajar 



Tidak seperti manusia-manusia lain, seniman memiliki jadwal kerja yang tidak rutin. Seniman bisa berkarya hingga dini hari bahkan bisa sampai 24 jam (kalau semangat). Ketika  kangen kamu bisa menghubungi mereka kapan pun, ra kenal wayah, ora obah ora ngunyah.

Itulah beberapa penelitan yang saya kumpulkan baik dari dunia nyata, maupun dunia maya. Sesungguhnya wahai saudara-saudaraku tidak ada yang sempurna di dunia ini, semua pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sesungguhnya wahai saudara-saudaraku, jika engaku mencari yang sempurna, maka kemustahilanlah yang akan kamu dapatkan.

Kepada Wanita Yang Membuatku Terlena,
 Aku tahu, bahwa dalam ilmu ekonomi, menitipkan barang dagangan memanglah harus pada pedagang yang tepat dan amanah. Tentu agar dagangan itu berbalas menjadi uang yang nilainya sepadan, bukannya malah menjadi rugi atau bon yang entah kapan dibayarnya.

Dan kini aku mengakui, bahwa aku sangatlah bodoh, karena tak bisa belajar dari ilmu ekonomi. Aku bodoh karena nekat menitipkan cinta pada dirimu, lebih bodoh lagi karena aku menitipkan cinta itu hanya kepada dirimu, ya, hanya pada dirimu thok, tidak membaginya kepada wanita lain, seperti halnya produsen menyetok barang dagangan tidak hanya pada satu pedagang. 

Menitipkan cinta padamu ternyata menjadi sesuatu yang sangat menyakitkan. Lagi-lagi aku yang bodoh, karena menganggapmu sebagai "pedagang" yang tepat dan amanah. 

Pada akhirnya, hasilnya memang bisa ditebak: Cinta yang aku titipkan kini terdiam begitu saja, Tak pernah kau transaksikan, atau bahkan mungkin, tak pernah kau jamah. Ah, Cinta memang rumit, mungkin karena cinta bukan barang dagangan, yang hitung-hitungannya bisa dihitung secara literal.

Sekedar info bagi para pembaca yang sholeh & sholehah, soal asmara saya bukan pria yang setrong dan berani. Saya ini tergolong pria yang pengecut dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Saya lebih cenderung ke arah Pria Melankolis, senang menuliskan sesuatu tentang cinta, tetapi selalu terbata-bata bila harus mengungkapkannya.