PART 1
Bisa datang ke Theater itu ibaratnya seperti impian semua umat muslim yang pengen pergi ke tanah suci, bertowaf mengelilingi ka'bah dan lempar jumroh di sana, bedanya kalau Fans (Wota) datang ke sana bertowaf mengelilingi Fx dan melempar teriakan dengan penuh semangat. (ora mutu, ra popo intermezo)Saya akui dengan jujur dan sadar bahwa saya memang seorang fans dari JKT48,
wes member'e ayu-ayu, sexy, laki-laki mana yang tidak tertarik dengan model artis yang seperti ini, (lha wong aku laki-laki normal, trengginas, cekatan wajar to nek ngefans..?)
Semua berawal di tahun 2012 itu sewaktu saya duduk di bangku kelas 2 SMA, pertama kali nonton JKT48 di Global TV dalam acara JKT48 School. Pertama kali melihat aku mbatin, iki girlband kok okeh tenan koyo arisan. Setelah saya melihat sampai akhir ternyata JKT48 is not Girlband but she is IDOL DROUP you know gengs.? (bahas inggris mu blepotan cuk)
Lalu yang membuat saya
Semenjak itu saya pun mencari-cari teman yang juga sealiran yang sama-sama seorang fans juga. Ndilalah saya bertemu seorang kawan yang bernama "ron" dan orang tersebut mengajak saya bergabung ke sebuah komunitas pecinta JKT48 yang bernama JFM.
Dalam JFM diriku menemukan banyak teman wota biasa, wotajir, dan wotALAY.
Lalu saya mendapat seorang kawan baru yang cukup cengli dan equality bernama "zan-zan" dan oleh zan-zan saya pun di perkenal kan dengan konco kenthel nya "zaldi & ucup"
aku wes gagah to dek..? nggowo lampu sek werna-werni
sok nek dewe nikahan keno kanggo hiasan
Sebagai seorang fans kami pun berniat ingin pergi ke markas besar JKT48 yang terletak di Senayan Jakarta dan berdiri kokoh di sebuah Mall yang bernama Fx.Sudirman. Ini termasuk keinginan semua komunitas JKT48 di daerah kami Magelang City. Namun karena kendala dana dan kanthong saya yang sedang cekak membuat semua itu seperti mimpi saja.
"Dan kapan-kapan nang theater yow, nek iso bulan Mei pas liburan" ucap teman baru saya yang bernama zaldi. (Saya pun berfikir nang theater ki mesti biayane ora sitik, berarti aku kudu nabung) Lalu saya pun menjawab ajakan teman saya bermaksud nglegani "InsyaAllah zal, nek aku ono dana"
Saya dan Ucup adalah golongan manusia unik menengah ke bawah, artinya kami harus bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.
Lalu saya dan ucup mencari uang dengan bekerja membantu pekerjaan orang tua kami masing-masing (ben diopahi duit, juk ditabung). Saya membanyu bapak saya dalam bidang reklame dari membantu memotong-motong bambu, masang banner, dan saya pun nyambi jualan kaos ke orang-orang (dengan semanagt lirik lagu SONICHI bahwa "usaha keras iru tudak akan menghianati"..ciyeee) . Setelah menabung hasil yang kami dapatkan pun tidak cukup jika untuk pergi ke Theater jangankan pergi, buat beli tiket dan makan aja kurang.
Saya dan ucup pun memberanikan diri untuk berkata pada zaldi "zal sepertinya harapan ku ke theater untuk pertama dan terakhir kali sepertinya hanya mimpi, duit sek tak kumpulke rak cukup" lalu kawan saya ini menjawab dengan memberi semangat "ojo ngomong ngono dan,..sek penting usaha disik"
Hari berganti-hari, minggu-berganti minggu singkat cerita, akhirnya memasuki bulan Mei bulan dimana anak kelas 3 untuk liburan dan hari di mana telah dijadwalkan bahwa akan pergi ke theater. Saya pun sampai frustasi antara kepingin dan kahanan. Lalu teman saya zaldi dan ucup datang meneui saya dan langsung bertanya "dan kowe due duet piro.? nek 100 ewu ono orak" saya pun menjawab dengan ragu dan isin "nek mung 100 ewu aku duwe" teman saya menjawab "yo sesuk teko mangkat nang theater bareng aku karo ucup tiket e bis wes tak pesenke" diriku langsung shock sesaat terus tak jawab "ha wong aku meng due det sak mene ki.?" dengan singkat dibalas "ora opo-opo"
Lalu keesokan harinya kalau tidak salah hari jum'at, 6 Mei 2013 pukul 4 kami langsung menuju ke Terminal Tidar untuk menunggu bis yang akan kami naiki. Usut punya usut ternyata saya dan ucup telah di belikan tiket oleh Pakdhe nya si zaldi. (maturnuwun Pakdhe, tak dongakke tambah sukses,..amin). Sembari menunggu bis saya mabtin dan berfikir di dalam hati "usaha keras pasti tidak akan menghianati, koyo lirik lagu ne Sonichi"
biasane mangan neng warteg, sak iki mangan nang lestoran
macak e sangar tapi hapene iseh stupitphone
Semua dapat terjadi karena pertolongan Allah SWT yang telah mendengar dan mengabulkan do'a-do'a umat yang berusaha. Mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa adalah jalan untuk mendapatkan yang kita impikan di dunia (halah gek kowe wes ndongo peng okeh tetep wae jomblo dan)
Bersambung Part 2 klik disini


Tidak ada komentar:
Posting Komentar